14 views
# Infeksi Menular Seksual Bisa Sebabkan Komplikasi Serius, Kenali Gejalanya! ![](https://beeimg.com/images/o39790992612.png) [**Hackmd**](https://hackmd.openmole.org/) - Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan yang sering kali kurang mendapatkan perhatian. Banyak orang baru mencari pertolongan medis ketika gejala sudah semakin mengganggu atau bahkan setelah muncul komplikasi. Padahal, sebagian besar IMS dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius. Tidak semua penderita mengalami gejala yang jelas. Pada beberapa kasus, infeksi berlangsung tanpa keluhan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Kondisi inilah yang menyebabkan penularan dapat terus terjadi tanpa disadari. ## Infeksi Menular Seksual Itu Apa? Masih banyak masyarakat yang bertanya, infeksi menular seksual itu apa? [Infeksi menular seksual adalah](https://hackmd.openmole.org/s/ZVm0lgPta) penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun parasit yang umumnya ditularkan melalui hubungan seksual. Beberapa jenis IMS juga dapat menyebar melalui darah yang terkontaminasi atau dari ibu kepada bayi selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui pada kondisi tertentu. IMS tidak hanya menyerang organ reproduksi, tetapi pada kondisi tertentu juga dapat memengaruhi organ tubuh lainnya apabila tidak segera mendapatkan penanganan. ## Penyebab Infeksi Menular Seksual Memahami penyebab infeksi menular seksual merupakan langkah penting untuk mencegah penularan. Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami IMS meliputi: * Melakukan hubungan seksual tanpa kondom. * Berganti-ganti pasangan seksual. * Memiliki pasangan yang telah terinfeksi IMS. * Berbagi penggunaan jarum suntik. * Tidak menjalani pemeriksaan kesehatan seksual meskipun memiliki perilaku berisiko. Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, semakin besar kemungkinan seseorang terpapar infeksi. ## Infeksi Menular Seksual Apa Saja? Berikut beberapa jenis IMS yang paling sering ditemukan. 1. Gonore Disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae dan dapat menyerang saluran reproduksi, rektum, maupun tenggorokan. 2. Klamidia Infeksi bakteri yang sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan gangguan kesuburan apabila tidak diobati. 3. Sifilis Infeksi bakteri yang berkembang melalui beberapa stadium dan dapat menyerang sistem saraf maupun organ vital pada tahap lanjut. 4. Herpes Genital Disebabkan oleh virus Herpes Simplex (HSV) dengan gejala berupa lepuhan yang dapat kambuh sewaktu-waktu. 5. Kutil Kelamin Disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) yang menimbulkan benjolan kecil pada area genital. 6. HIV Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih rentan mengalami berbagai infeksi. ## Infeksi Menular Seksual pada Wanita Infeksi menular seksual pada wanita sering kali lebih sulit dikenali karena gejalanya dapat menyerupai infeksi biasa. Beberapa ciri infeksi menular seksual pada wanita antara lain: * Keputihan berwarna kuning, hijau, atau berbau menyengat. * Perdarahan di luar jadwal menstruasi. * Nyeri pada panggul. * Nyeri ketika berhubungan seksual. * Luka di area genital. Selain itu, gejala infeksi menular seksual pada wanita dapat berupa rasa terbakar saat buang air kecil maupun nyeri pada perut bagian bawah. ## Infeksi Menular Seksual pada Pria Sementara itu, infeksi menular seksual pada pria umumnya menimbulkan gejala seperti: * Cairan keluar dari penis. * Nyeri saat buang air kecil. * Luka atau lepuhan pada penis. * Pembengkakan testis. * Nyeri saat ejakulasi. Meski demikian, sebagian pria juga dapat tidak mengalami gejala sama sekali. ## Kapan Harus Segera ke Dokter? Segera lakukan pemeriksaan apabila: * Mengalami luka pada alat kelamin. * Keluar cairan yang tidak normal. * Nyeri saat buang air kecil. * Pasangan didiagnosis mengalami IMS. * Pernah melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan pasangan yang status kesehatannya tidak diketahui. Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah komplikasi dan memutus rantai penularan. ## Kesimpulan. Infeksi menular seksual merupakan penyakit yang tidak boleh dianggap remeh. Banyak kasus berkembang tanpa gejala sehingga penderita baru menyadari kondisinya ketika muncul komplikasi. Mengenali ciri infeksi menular seksual, memahami penyebab infeksi menular seksual, mengetahui infeksi menular seksual apa saja, serta menjalani perilaku seksual yang aman menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan reproduksi. Pemeriksaan dan pengobatan sedini mungkin juga berperan besar dalam mencegah penyebaran penyakit kepada pasangan. ### Artikel sebelumnya: * [Menahan Pipis Terlalu Lama, Kebiasaan yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Saluran Kemih](https://hackmd.openmole.org/s/rB4rNCscH)